Inilah Tarif Bagasi dan Ketentuan Barang Bawaan di Kereta Api

Inilah Tarif Bagasi dan Ketentuan Barang Bawaan di Kereta Api – Mengikuti aturan maskapai penerbangan, mulai 1 Januari 2016 PT Kai menerapkan aturan pengenaan biaya tambahan untuk barang bawaan yang beratnya melebihi yang sudah ditentukan.

Aturan ini sebenarnya sudah di KAI, yaitu bagasi atau barang bawaan penumpang tidak boleh melebihi 20 kg. Namun di lapangan, aturan ini belum diaplikasikan secara baik.

"Kita mulai pengenaan biaya bagasi untuk penumpang eksekutif, bisnis dan ekonomi, penumpang ini perlahan kita harus atur, karena penumpang itu ada yang sampai tidak kebagian tempat untuk menyimpan bagasi," kata Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.

Mengenai tarif yang dikenakan KAI, untuk kelas eksekutif kelebihan bagasi akan dikenakan biaya Rp 10 ribu per kilogram (kg), kelas bisnis Rp 5 ribu per kg, dan kelas ekonomi sebesar Rp 2 ribu per kg.

"Mekanismenya ya diperiksa saat mau masuk, kita cek saat boarding itu," tegas dia.


Berdasarkan peraturan baru yang berlaku sejak 11 November 2015, setiap penumpang berhak membawa barang dengan berat maksimal 20 kilogram dan volume maksimal 100 liter, dengan dimensi 70 cm x 48 cm x 30 cm. Bukan hanya itu, setiap penumpang juga dibatasi membawa maksimal 4 koli (satuan barang bagasi).

Penumpang yang membawa barang sesuai ketentuan ini tidak akan dikenakan biaya tambahan alias gratis. Penumpang juga bisa langsung melakukan validasi tiket dan dipersilahkan naik ke gerbong kereta api tanpa melalui prosedur tambahan.

Bagi penumpang yang membawa barang melebihi 20 kilogram namun kurang dari 40 kilogram; atau melebihi 100 liter tapi kurang dari 200 liter, wajib membayar bea kelebihan bagasi sebelum diperbolehkan naik ke gerbong kereta api.

Sementara itu, bagasi yang melebihi berat 40 kilogram atau volume 200 liter tidak diperbolehkan dibawa sebagai bagasi kereta api. Dan barang-barang pribadi seperti tas tangan,  tas laptop, dan tas ransel dengan dimensi maksimal 50 cm x 35 cm x 25 cm dapat dibawa masuk ke dalam gerbong kereta api tanpa dikenakan biaya tambahan. Begitu pula halnya dengan kereta bayi, kursi roda manual atau sepeda lipat.


Bea Kelebihan Bagasi

Ketentuan bea kelebihan bagasi yang ditetapkan PT KAI disesuaikan dengan kelas kereta api. Berikut adalah detil panduan bea kelebihan bagasi berdasarkan kelas kereta api:

- Kereta api eksekutif. Tarif kelebihan bagasi di kereta api eksekutif ditetapkan Rp 10.000 per kilogram. Akan tetapi, jika petugas menemukan kelebihan berat atau dimensi ketika melakukan pemeriksaan di dalam kereta api, tarif kelebihan bagasi yang berlaku adalah Rp 50.000 per 5 kilogram.

- Kereta api bisnis/ ekonomi komersial (non-PSO). Tarif kelebihan bagasi bagi penumpang kereta api bisnis atau ekonomi komersial adalah Rp 6.000 per kilogram. Akan tetapi, jika petugas menemukan terdapat kelebihan berat atau dimensi saat pemeriksaan di dalam kereta api, tarif kelebihan bagasi yang berlaku adalah Rp 30.000 per 5 kilogram.

- Ekonomi Non-Komersial (PSO). Tarif kelebihan bagasi bagi penumpang kereta api ekonomi non-komersial adalah Rp 2.000 per kilogram. Sementara, jika ditemukan kelebihan berat atau dimensi pada saat pemeriksaan petugas di dalam kereta api, tarif kelebihan bagasi yang berlaku adalah Rp 15.000 per 5 kilogram.


Masukan email untuk update info :

Related Posts

Post a Comment