-->

Mau Solo Traveling ? Hindari Kesalahan Ini

Mau Solo Traveling ? Hindari Kesalahan Ini - Dimaklumi bagi sebagian traveler bahwa bepergian sendirian atau solo traveling akan memberikan sensasi keleluasaan dalam menjangkau obyek wisata tujuan. Karena terkadang berpetualang dengan berpasangan atau banyak orang malah akan mengurangi kebebasan.

 

Namun tahukah anda, ada berbagai kesalahan yang seringkali dilakukan para penikmat solo traveling. Berikut ulasannya.

 

kesalahan saat solo traveling

Deretan Kesalahan Ketika Solo Traveling

 

Menginap di penginapan tanpa petugas keamanan

 

Terlalu cuek akan keadaan sekitar bisa berimbas pada keamanan diri. Memiliki budget minim tentu harapannya adalah penginapan murah, namun acuh pada kualitas penginapan justru membuat pengalaman wisata anda bisa berantakan.

 

Jika anda memilih untuk melakukan solo traveling, pastikan penginapan yang anda gunakan memiliki petugas keamanan yang berjaga selama 24 jam.

 

 

Banyaknya barang bawaan

 

Ini adalah “penyakit” yang sering menghinggapi solo traveler. Barang bawaan yang terlalu banyak tentu akan membuat anda repot. Biasakan untuk bawa barang atau bekal sesuai rencana perjalanan anda, terutama jika anda melakukan solo traveling.

 

 

Kurang jeli dalam penyusunan anggaran

 

Sebenarnya kesalahan ini wajar terjadi bila menyusun rencana wisatanya dekat dengan momen keberangkatan. Namun hendaknya menyediakan waktu luang untuk menentukan anggaran yang diperlukan agar tidak terjadi hal-hal yang kurang menguntungkan bagi anda. Serta pastikan bahwa anda memiliki uang cash yang cukup karena boleh jadi ketersediaan mesin ATM lumayan minim di lokasi tujuan.

 

 

Tanpa melakukan penelitian lokasi wisata yang dituju

 

Sebaiknya kesalahan ini harus dihindari. Menyisihkan waktu untuk mencari info tentang lokasi yang ingin dituju dapat memberikan wawasan luas dan meringankan penyusunan anggaran dan kegiatan selama anda di sana.

 

 

Kurang menjaga diri

 

Bisa dipahami bahwa solo traveler terkadang tidak peduli dengan kesehatannya demi menikmati perjalannya. Namun perlu diingat bahwa anda memiliki keluarga yang peduli dengan kesehatan dan keselamatan anda. Maka jangan terlalu dipaksakan untuk menyegerakan sampai lokasi tujuan tanpa beristirahat sejenak.

 

Begitu pun bila terkait dengan keselamatan jiwa, anda harus benar-benar mempertimbangkan apakah lokasi wisata tujuan tersebut aman dari gangguan kriminalitas dan sebagainya. Maka perlu riset dengan terperinci.

 

 

Tidak memperkirakan hal-hal tak terduga

 

Lakukan kontak sesering mungkin dengan keluarga atau orang terdekat sehingga bila terjadi hal-hal darurat, mereka bisa melakukan tindakan untuk membantu anda. Akan lebih baik jika anda sudah punya rencana sendiri jika menghadapi situasi darurat.

 

 

Terlalu banyak lokasi wisata yang ingin dituju

 

Penyakit ini biasanya terjadi di awal atau akhir perjalanan. Maka fokuskan untuk mengikuti rencana yang telah disusun agar waktu wisata berjalan dengan efisien dan kesehatan badan anda tetap terjaga.

 

 

Berlebihan dalam berekspektasi

 

Seringnya melakukan solo traveling dapat membuat anda merasa bosan. Mengharapkan nuansa baru yang menyegarkan justru yang didapat adalah suasana yang pernah dirasakan. Maka cobalah untuk bijak dalam menyusun program wisata dan berpikiran terbuka akan hal-hal yang telah ada maupun baru di kehidupan anda.

 

 

Terlalu fokus mencari teman baru

 

Sebetulnya tidak mengapa bila traveling itu dimaksudkan untuk mencari pengalaman dan teman baru. Namun fokuskan lebih pada diri anda karena memfokuskan diri pada pencarian teman baru justru memperlihatkan bahwa anda tidak peduli dengan diri anda. Menikmati taman, perbukitan, atau pantai sendirian akan membuat anda merenung secara positif untuk lebih mengenal diri anda pribadi.

 

 

Tidak bersedia bergabung dengan kelompok tur

 

Dapat dipahami bila menyendiri untuk berpetualang lebih mengasikkan. Namun terkadang ikut bersama sebuah kelompok tur tanpa ada orang yang dikenal justru lebih memberikan kenyamanan.

 

Demikian daftar beberapa kesalahan yang seringkali terjadi pada sebagian solo traveler dan semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi anda yang hendak berpetualang sendirian.



Masukan email untuk update info :

Newest Older

Related Posts

Post a Comment